Berlian Dan Pemakaiannya Bagi Manusia

Teknologi Zaman Keemasan
Pemakaian Permata Dapat Bermanfaat Bagi Manusia
Oleh Saudari-inisiat Chio, San Jose, California, Amerika Serikat
(Asal dalam Bahasa Inggris)

Catatan paling awal tentang berlian ditemukan dalam Arthasastra, sebuah risalah kuno India berbahasa Sansekerta tentang perekonomian yang ditulis sekitar abad ke-4 SM. Pada abad ke-6, berlian telah dikenal sebagai batu mulia yang bisa menggores batu mulia mana pun dan bahkan bisa menggores batu delima. Berlian dapat menggores apa pun, tetapi tidak bisa digores oleh apa pun. Setelah abad ke-18, dengan meningkatnya permintaan, pencarian berlian meluas hingga ke Brasil, Afrika Selatan, Kanada, dan Australia.

Para ilmuwan modern mengakui bahwa berlian merupakan salah satu bahan yang paling keras di bumi ini dan juga paling lamban terhadap reaksi kimia (tidak reaktif). Berlian juga sangat awet dan memiliki koefisien gesek yang rendah (benda lain dapat melewatinya dengan mudah). Berlian juga stabil pada suhu dan tekanan yang tinggi sekali. Sejumlah besar gelombang cahaya dapat menembusnya, mulai dari ultraviolet hingga inframerah dalam spektrum elektromagnetik.

Baru-baru ini, para ilmuwan telah dapat menciptakan berlian sintetis yang berhasil meniru kekuatan batu alam. Ini dilakukan dengan menggunakan dua metode: suhu dan tekanan yang tinggi (HPHT=high presure and temperature), serta pengendapan uap kimia (CVD = chemical vapor deposition), yang mengendapkan lapisan berlian ke dalam bahan dasar yang padat. Lapisan berlian yang diciptakan dengan CVD dapat digunakan dalam berbagai bidang seperti tribologi (ilmu pengetahuan dan teknologi gaya gesek dan pelumasan), lapisan anti karat, elektroda, lensa optik, mesin pendingin, gas, sensor partikel, dan pelapis untuk alat kedokteran.

Laporan berita tentang hasil kerja CVD yang berjudul “Berlian Raksasa Diproduksi Secara Cepat” membahas tentang pemakaian berlian yang baru dikembangkan oleh Dr. Russel Hemley dan rekannya di Laboratorium Geofisika Universitas Carnegie Mellon. Para peneliti tersebut berhasil menggunakan metode CVD untuk membuat berlian kristal tunggal tanpa warna, dan hasil berlian ini benar-benar tembus pandang, tidak seperti kebanyakan batu alam yang diproduksi dengan CVD yang berwarna kecoklatan. Ketika ditanya tentang hasil penemuan utama mereka, para ilmuwan tersebut dengan sederhana menjawab, “Zaman berlian telah tiba.”

Pada abad ke-20, komputer merupakan penemuan utama yang membawa kita ke era komputer. Sama halnya, pada abad ke-21 ini, berlian akan memainkan peranan yang cukup penting dalam ilmu pengetahuan dan industri sehingga dapat membawa kita ke dalam era baru. Sebagai contoh, berlian sintetis yang berjumlah banyak dan bermutu tinggi dengan biaya yang rendah bisa dipergunakan secara luas dalam produksi peralatan telekomunikasi berfrekuensi tinggi yang dihasilkan dari proses  mikroelektronik dengan temperatur dan tekanan yang tinggi.

Juga, sebagaimana disampaikan dalam berbagai laporan, para insinyur menemukan berbagai aplikasi komersial yang baru untuk berlian. Sebagai contoh, sekarang perusahaan Sony menggunakan lapisan tipis berlian untuk menaikkan kekuatan speaker (pengeras suara) sehingga dapat memperbaiki reproduksi suara pada frekuensi yang sangat tinggi. Saat ini, kubah tweeter (speaker yang mereproduksi suara frekuensi tinggi) umumnya dibuat dari bahan yang peka terhadap distorsi pada frekuensi sangat tinggi. Namun demikian, Dr. Gary Geaves, kepala peneliti pada pabrik pengeras suara di Inggris, Bowers & Wilkins, mengatakan, “Keunikan dari berlian adalah kita bisa menciptakan kubah tweeter yang kaku, ringan, dan tetap keras di semua rentang frekuensi suara yang dapat didengar dan juga frekuensi di atasnya.”  Dengan begitu, para pencinta musik akan segera memperoleh pengalaman mendengar alunan musik yang terbaik dengan lahirnya generasi baru speaker yang menggunakan lapisan berlian.

Teknologi maju lainnya yang menggunakan berlian juga terdapat dalam bidang pengobatan. Penemuan ini dinamakan Ratablator yang dibahas dalam artikel “Bor Bermata Berlian Menambah Dimensi Baru pada Pembersihan Arteri.” Dibandingkan pengebor sebelumnya, ratablator berukuran lebih kecil tapi dapat bergerak lebih cepat dan dapat masuk ke dalam pembuluh yang lebih kecil sehingga dapat dengan mudah memecahkan plak kalsium yang menempel di kedua sisi arteri yang menyebabkan tekanan darah tinggi dan adakalanya bisa menjadi sumbatan yang mengancam nyawa.

Tentang pemakaian berlian di masa depan, Guru pernah mengatakan: Pada mulanya, berlian tidak digunakan sebagai perhiasan, tetapi suatu kandungan alam yang bernilai tinggi yang dapat dipergunakan untuk membuat peralatan dan mesin berteknologi tinggi. Kita tidak dapat memanfaatkannya sekarang karena kita tidak memiliki ilmuwan yang cukup ahli untuk menciptakan peralatan maju yang menggunakan berlian, kristal, emas, dsb. Tetapi, kita mungkin memiliki ilmuwan tersebut di masa yang akan datang. Jika kita berkesempatan menghubungi planet lain dan belajar dari mereka, maka dengan kebijaksanaan dan dukungan penduduk bumi, kita bisa menciptakan bumi yang gemilang. Saya juga berharap bahwa waktunya akan segera tiba ketika orang-orang di bumi akan mendapatkan kenyamanan yang lebih besar. (Dikutip dari Majalah Berita No. 93, “Guru Berkata – Misteri Alam Semesta”)

Era baru yang membawa kenyamanan lebih besar bagi umat manusia ini sepertinya sudah hampir tiba. Dan lebih penting lagi, kemajuan penelitian berlian yang dibahas di atas menunjukkan bahwa pandangan positif Guru tentang masa depan planet kita mulai berbuah.
Referensi http://www.carnegieinstitution.org/news_releases/news_0505_16.html http://www.igcar.ernet.in/mrsi/diamond.htm http://www.chem.wisc.edu/~newtrad/CurrRef/BDGTopic/BDGtext/dtdandtac.html http://www.chem.wisc.edu/~newtrad/CurrRef/BDGTopic/BDGtext/dmpids.html http://www.chem.wisc.edu/~newtrad/CurrRef/BDGTopic/BDGtext/dmpids.html

January 12, 2010 - Posted by | Learn Diamond, News of Diamond, Too Good to Archive

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: